Prabu Puntadewa atau Yudhistira adalah putra sulung Prabu Pandu Dewanata dengan Dewi Kunthi. Seharusnya ia mewarisi takhta Kerajaan Astinapura karena Prabu Pandu menjadi raja menggantikan kakaknya yang tunanetra, Prabu Destarata. Namun demikian, anak-anak Destarata yang disebut Kurawa merebut mahkota Astinapura. Akibat hasutan paman dari Kurawa, yaitu Sengkuni, antara Pandawa dan Kurawa memiliki hubungan kurang baik. Pandawa diminta meninggalkan Astinapura dan kemudian mereka mendirikan kerajaan baru bernama Amartapura. Sebagai anak tertua, Puntadewa diangkat menjadi raja. Ia sangat bijaksana dan tidak pernah marah hingga disebut raja berdarah putih. Sepanjang hidupnya tidak pernah membunuh. Saat perang Baratayuda, ia dibujuk saudara-saudaranya agar ikut terjun di medan perang. Puntadewa berhadapan dengan Prabu Salya, penasehat agung Kurawa sekaligus mertua dari Prabu Duryunana, raja Astinapura. Secara mengejutkan, ia berubah menjadi raksasa besar yang menakutkan atau disebut juga tiwikrama. Setelah memenangkan perang Baratayuda dan mengangkat Parikesit menjadi raja Astinapura, ia bersama para Pandawa moksa menuju surga yang penuh keabadian.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang #AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂





