Sitija Bomanarakarsa adalah putra Bathara Wisnu dengan Dewi Pertiwi. Ia memiliki saudari bernama Siti Sundari. Saat dewasa, ia diminta dewa untuk mengalahkan Prabu Bomantara dari Kerajaan Trajutrisna yang membuat gaduh kahyangan. Berkat kesaktian yang dimilikinya, Sitija berhasil menumpas Bomantara bahkan jiwa Bomantara menyatu dengannya. Selanjutnya ia bertakhta menjadi raja di Trajutrisna. Saat mengetahui Bathara Wisnu menitis pada Prabu Kresna, ia berjuang agar dirinya diakui sebagai anak. Pada lakon Kikis Tunggarana, Sitija berperang sengit dengan Gatotkaca untuk memperebutkan wilayah perbatasan antara Trajutrisna dengan Pringgadani. Kemudian pada lakon Samba Sebit, dikisahkan istri Sitija, Dewi Hagnyanawi berselingkuh dengan adiknya sendiri yakni Raden Samba. Mulanya Sitija merelakannya karena ia mengetahui bahwa Hagnyanawi mencari suami titisan Bathara Drema, dan itu menitis pada Samba bukan dirinya. Namun Sitija terbakar emosinya oleh Wilmana, burung kendaraannya. Tanpa belas kasihan, Sitija membunuh Samba secara biadab dengan memotong tubuhnya. Prabu Kresna sangat murka, akhirnya Sitija tewas terkena senjata Cakra.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang#AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂




