Kartamarma atau Kertawarma merupakan salah satu Kurawa, putra Prabu Destarata dengan Dewi Gendari. Sedangkan menurut Kitab Mahabarata, ia bukan anak Destarata melainkan hanya memihak Kurawa. Kedudukannya di Astinapura adalah sebagai juru panitisastra (sekretaris) kerajaan. Ia menjadi senopati agung dari Kurawa dan menjadi salah satu dari pihak Kurawa yang masih hidup hingga perang Baratayuda berakhir. Bersama Aswatama, dirinya menyusun rencana untuk menyusup ke tempat tinggal Pandawa pada malam hari. Aswatama berhasil masuk dan membabi buta membunuh para istri dan putra Pandawa, sedangkan Kartamarma menunggu di luar untuk berjaga-jaga. Sayangnya, ia ketahuan oleh Bima dan dikejar. Kartamarma terlibat pertempuran sengit dengan Bima dan pada akkhirnya ia tewas.
Catatan: Terdapat beberapa versi wayang Kartamarma gagrak Yogya. Perbedaan wayang pada gambar dan versi lain terletak pada wajah (mulut).
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang #AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂





