Dewi Sembadra merupakan putri Prabu Basudewa dan adik dari Baladewa dan Kresna. Ia menikah dengan Arjuna, salah satu Pandawa yang juga sepupunya sendiri. Pernikahan ini menjadikan Kresna bagitu dekat dengan Arjuna. Pada lakon sembadra larung, saat Sembadra sedang di luar istana, tiba-tiba ia dikejar oleh Burisrawa yang sejak awal mencintainya namun selalu ditolak oleh Sembadra. Bahkan Sembadra bersumpah lebih baik mati daripada harus menikah dengan Burisrawa. Burisrawa kemudian jengkel dan menghunus keris untuk menakutinya, namun Sembadra justru menusukkan keris tersebut di tubuhnya. Atas nasehat Kresna, jenazah Sembadra dilarung dengan perahu di sungai. Kemudian datanglah putra Arjuna bernama Antareja yang memiliki pusaka air perwitasari dan kemudian digunakan untuk menghidupkan kembali Sembadra. Hasil pernikahannya dengan Arjuna berputra satria tampan bernama Abimanyu. Abimanyu menikah dengan Dewi Untari dan berputra Raden Parikesit yang kelak mewarisi takhta Astinapura setelah perang Baratayuda dimenangkan Pandawa. Sembadra hidup hingga usia senja dan menjadi penasehat bagi cucunya, Parikesit.





