Kera putih berwatak satria ini adalah putra Dewi Anjani setelah menerima anugrah dari Bathara Guru. Awalnya Anjani sedih mengetahui anaknya seekor kera, namun dewa mengatakan bahwa kelak Anoman akan mendapat tugas mulia, yakni mendampingi titisan Dewa Wisnu. Setelah mengembara, ia bertemu dengan sang paman, Sugriwa. Pada suatu hari ada rombongan datang menghadap Sugriwa dan ternyata mereka adalah Rama beserta pasukannya. Mengetahui Rama adalah titisan Wisnu, Anoman menyatakan bahwa ia akan membantunya untuk menumpas angkara murka. Berkat kesaktiannya, Anoman terbang ke Alengka untuk memastikan Shinta dalam keadaan baik-baik saja. Namun sayangnya ia ketahuan dan dihukum oleh Rahwana, yaitu dibakar hidup-hidup. Bukannya mati, Anoman justru terbang dan membakar Kerajaan Alengka. Saat Rama dan pasukannya terjerat senjata Nagapasa, Resi Jembawan meminta Anoman untuk mencari tanaman obat di gunung. Sampai di gunung, ia bingung seperti apa tanamannya. Akhirnya ia membawa gunung itu terbang agar Resi Jembawan dapat memilih sendiri. Anoman diberi anugrah sia yang sangat panjang hingga zaman Mahabarata.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang #AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂





