Bathara Brahma merupakan putra Bathara Guru dan disebut sebagai dewa api, sedangkan menurut ajaran Hindu, Brahma merupakan dewa pencipta. Besanan antara Bathara Brahma dan Bathara Wisnu disebut-sebut sebagai asal usul Pandawa dan Kurawa. Pada pewayangan versi Jawa, saat cucunya, Wisanggeni yang merupakan anak dari Dresanala dengan Arjuna baru saja lahir, Bathara Brahma diminta Bathara Guru untuk membunuh bayi Wisanggeni karena dikhawatirkan akan mengacaukan kahyangan berkat kesaktiannya. Bathara Brahma yang sebenarnya tidak tega terpaksa melemparkan Wisanggeni ke bawah kawah Candradimuka. Bukannya binasa, Wisanggeni yang memang cucu dewa api ini justru tumbuh menjadi satria sakti berkat pertolongan leluhur para dewa, Sang Hyang Wenang. Suatu ketika Bathara Brahma terjerumus oleh Bethari Durga yang hendak melenyapkan Pandawa. Ia menceraikan Dewi Dresanala dan Arjuna. Sang cucu, Wisanggeni kecewa dengan sikap kakeknya dan kemudian menangkap Bathara Brahma serta membawanya ke hadapan Bathara Guru. Bathara Brahma kemudian sadar dan mengakui kesalahannya. Meskipun dewa, namun bisa dikalahkan oleh manusia karena hakikatnya hanya kebenaran yang selalu berada di atas segalanya.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang#AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂





