Raden Gatotkaca adalah putra Raden Werkudara dengan Dewi Arimbi yang merupakan putri Prabu Trembaka di Pringgadani. Saat baru lahir, tali pusar Tetuka (nama Gatotkaca kecil) tidak dapat diputus oleh senjata apapun. Akhirnya paman Tetuka, Raden Arjuna, bertapa untuk memohon pertolongan dewa. Dewa akhirnya memberikan senjata Kunta. Namun, alih-alih kepada Arjuna, senjata itu keliru diberikan kepada Karna, saudara se-ibu Arjuna, yang saat itu juga sedang bertapa. Akhirnya Arjuna hanya mendapat warangka (bungkus) Kunta saja, lalu memotong pusar Tetuka dengan warangka tersebut. Setelah berhasil memotong, warangka tersebut justru menyatu dengan tubuh Tetuka. Gatotkaca sebenarnya berwajah raksasa, mewarisi darah keluarga ibunya. Namun, kemudian ia diberi topeng waja oleh Dewa. Gatotkaca memiliki ajian caping Basunanda dan baju Antrakusuma yang membuatnya bisa terbang. Saat perang Baratayuda, ia gugur terkena senjata Kunta saat bersembunyi di balik awan. Akhir cerita dari menyatunya kembali panah Kunta dengan warangkanya.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang #AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂





