Ramabargawa atau Parasurama adalah putra Resi Jamadagni. Suatu ketika atas perintah sang ayah, ia menghukum ibunya yang selingkuh dengan Prabu Citrarata. Ramabargawa menjadi sangat membenci kaum ksatria. Ia menjadi sosok yang sangat ditakuti dan selalu membawa kapak serta busur panah yang luar biasa besarnya. Banyak ksatria yang tewas di tangannya. Setelah lanjut usia, ia menginginkan mati namun dewa memberinya petunjuk bahwa hanya titisan Wisnu yang mampu menjemput nyawanya. Ramabargawa kemudian menantang titisan Wisnu, Arjunasasrabahu yang kala itu sedang sedih karena kehilangan patihnya akibat ulah Rahwana. Alih-alih gugur, justru Arjunasasrabahu yang tewas di tangannya. Ia pun mengutuk dewa hingga akhirnya Bathara Narada turun dan memberi petunjuk kepadanya bahwa saat itu Wisnu sudah tidak menitips lagi kepada Arjunasasrabahu, melainkan Prabu Rama dari Ayodya. Akhir hayat Ramabargawa dikisahkan saat ia terkena senjata guawijaya milik Rama. Menurut Kitab Mahabarata, Ramabargawa juga titisan Wisnu dan merupakan makhluk abadi. Pada zaman selanjutnya ia menjadi guru Karna dan turut serta sebagai saksi saat Kresna menjadi duta para Pandawa untuk membawa pesan damai kepada Kurawa.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang
#AkuCintaBudayaIndonesia
agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak
cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang
yaa! 🙂





