Semasa mudanya bernama Narasoma, ia pergi meninggalkan istana karena menolak dijodohkan oleh ayahnya. Tiba-tiba ia bertemu dengan seorang brahmana raksasa berhati suci bernama Resi Bagaspati. Sang resi menyampaikan bahwa putrinya memimpikan Narasoma dan ingin menikahinya. Narasoma menolak permintaan Resi Bagaspati karena menduga anaknya juga berwujud raksasa. Akibatnya terjadi perkelahian di antara keduanya dan Narasoma kalah. Ia dibawa sang resi ke kediamannya dan bersedia menikahi sang putri yang bernama Dewi Pujawati atau Setyawati tersebut. Resi Bagaspati sangat gembira. Namun Narasoma mengajukan syarat, ia malu apabila harus mempunyai mertua raksasa. Demi kebahagiaan anaknya, sang resi akhirnya merelakan nyawanya setelah mewariskan ajian sakti bernama Candabirawa kepada Narasoma. Ajian tersebut mampu mengeluarkan ratusan raksasa kerdil yang tiap kali dilukai akan melipat ganda jumlahnya. Sebelum tewas di tangan Narasoma, Resi Bagaspati sempat berkata bahwa dirinya akan menjemput nyawa Narasoma suatu hari nanti melalui raja berdarah putih. Narasoma bersama istrinya kembali ke Kerajaan Mandaraka dan ia menjadi raja dengan nama Prabu Salya. Hasil pernikahannya dengan Dewi Setyawati memiliki beberapa putra dan putri.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang#AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂




