Petruk merupakan salah satu anggota Punakawan dan murni karangan pujangga Jawa. Awalnya Petruk bernama Bambang Panyukilan. Ia berwajah rupawan dan sakti, namun sombong. Suatu saat ia berkelahi dengan Bambang Sukodadi. Keduanya tidak ada yang menang dan malah berubah wujud menjadi jelek sebelum Semar datang dan menasehati mereka. Keduanya diangkat anak oleh Semar dan menadapat tugas untuk selalu menemani Semar mendampingi satri berwatak utama (baik). Pada lakon Petruk Dadi Ratu, ia pernah mencuri pusaka milik Yudhistira dan kemudian menjadi raja dengan gelar Prabu Belgedelduelbel. Ia menjadi sangat congkak saat jadi raja hingga identitasnya segera diketahui oleh Punokawan yang lain dan ia dibujuk untuk mengembalikan pusaka milik Yudhistria. Saat pertunjukan pewayangan, dirinya menjadi tokoh yang lucu. Pada segmen gara-gara, ia bersama Punokawan yang lain tampil dengan lelucon yang menghibur.





