Sejak kecil Durna atau Drona hidup dalam kemiskinan. Namun ia belajar ilmu agama dan militer bersama Drupada yang kemudian hari menjadi raja di Pancala. Mengetahui Drupada telah hidup sejahtera, Durna menemuinya dan meminta separuh bagian negeri Pancala sesuai janji Drupada dulu. Namun Drupada justru mengejeknya. Durna yang sakit hati kemudian pergi ke Astinapura. Ia melihat pangeran Astina, Pandawa dan Kurawa sedang bermain. Kemudian ia unjuk kesaktian yang membuat para Kurawa dan Pandawa kagum lalu melaporkannya kepada kakek mereka, Resi Bisma. Durna kemudian diangkat jadi guru bagi Kurawa maupun Pandawa. Arjuna merupakan murid yang sangat ia sayangi. Pernah suatu ketika ia memotong tangan salah satu muridnya, Ekalaya, sehingga menyebabkan mati seketika agar kesaktian Arjuna tidak ada yang menandingi. Suatu ketika Durna memerintahkan murid-muridnya menangkap Drupada. Kurawa berangkat dengan armada perang sedangkan Pandawa tanpa senjata apapun. Arjuna berhasil menangkapnya dan kemudian Durna mengambil separuh wilayah Pancala. Drupada menjadi murka dan ia bersumpah kematian Durna ada di tangan anaknya, Drestajumena.
–
Ayo menjadi generasi #AkuCintaWayang #AkuCintaBudayaIndonesia agar budaya kita yang adi luhung ini selalu lestari! Mau tau lebih banyak cerita tokoh wayang? Follow @ceritawayang yaa! 🙂





